Detail Cantuman Kembali

XML

Hubungan Faktor Risiko Terhadap KEjadian Infeksi Luka Operasi pada Pasien KAnker Kolorektal di RSPAL Dr. Ramelan Surabaya


ABSTRAK
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO TERHADAP KEJADIAN INFEKSI LUKA
OPERASI PADA PASIEN KANKER KOLOREKTAL
DI RSPAL DR. RAMELAN SURABAYA
Muhammad Robbany
Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah, Surabaya
Kanker kolorektal merupakan salah satu keganasan tersering di seluruh
dunia dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas. Angka kejadiannya
terus meningkat termasuk di Indonesia, seiring perubahan pola hidup, peningkatan
usia harapan hidup, serta keterlambatan deteksi dini. Tatalaksana utama kanker
kolorektal adalah tindakan pembedahan, namun komplikasi pascaoperasi
khususnya infeksi luka operasi (ILO) masih menjadi masalah klinis penting. ILO
dapat memperpanjang lama rawat inap, meningkatkan biaya perawatan, serta
memperburuk pemulihan pasien. Beberapa faktor pasien seperti usia, indeks masa
tubuh (IMT), status nutrisi berdasarkan kadar albumin, serta adanya diabetes
melitus diduga berperan dalam mempengaruhi risiko ILO. Namun bukti ilmiah
pada pasien kanker kolorektal masih bervariasi, sehingga perlu dilakukan penelitian
untuk mengetahui faktor risiko yang paling berpengaruh di lingkungan klinis lokal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, IMT, kadar albumin, dan
diabetes melitus terhadap kejadian infeksi luka operasi pada pasien kanker
kolorektal di RSPAL dr. Ramelan Surabaya.
Penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik dengan desain
cross-sectional. Sebanyak 35 pasien kanker kolorektal diikutsertakan melalui
teknik purposive sampling. Variabel bebas meliputi usia, IMT, kadar albumin, dan
diabetes melitus, sedangkan variable terikat Adalah kejadian ILO. Analisi bivariat
dilakukan menggunakan uji Kendall’s tau-b dan Contingency Coefficient.
Hasil dari 35 pasien ditemukan 2 pasien (5,7%) mengalami ILO. Hasil uji
statistik menunjukkan bahwa usia (p = 0,169), IMT (p = 0,162), dan kadar albumin
(p = 0,112) tidak memiliki hubungan bermakna dengan kejadian ILO. Sebaliknya
diabetes melitus menunjukan hubungan signifikan dengan kejadian ILO (p =
0,001), dimana proporsi infeksi lebih tinggi pada pasien diabetes melitus.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa diabetes melitus
merupakan satu – satunya faktor risiko yang berhubungan signifikan dengan
kejadian infeksi luka operasi pada pasien kanker kolorektal. Usia, IMT, dan kadar
albumin tidak terbukti berpengaruh kuat. Pengendalian glikemik perioperatif
menjadi langkah penting dalam pencegahan ILO pada pasien diabetes melitus.
Kata kunci: Infeksi luka operasi, Kanker Kolorektal, Diabetes Melitus, Kadar
Albumin, Indeks Masa Tubuh
Robbany, Muhammad - Personal Name
378.242 Rob h
378.242
Text
Indonesia
FK UHT
2026
Surabaya
xvi ,81p.; 29,5cm
dr. Rudi P. NApitupulu, Sp.B-KBD Eka Poerwanto, dr., Sp.KFR
LOADING LIST...
LOADING LIST...